Kamis, 21 April 2011

SELUSIN HUMOR HERU EMKA

Selusin Humor Pagi Hari


            1
Lebih suka ciptaan Tuhan

            Suatu hari Tuhan sedang jenuh di sorga., dan jalan-jalan sambil menyamar sebagai seorang manajer. Pada saat itulah, dia bertemu dengan arwah Henry Ford. Karena mengira bertemu dengan manajer perusahaan besar lainnya, Henry Ford merasa perlu mengajaknya bicara, mempromosikan kehebatannya merakit mobil, dan menyombong bila mobil rakitannya jauh lebih sempurna daripada perempuan yang diciptakan Tuhan.
            “ Coba lihat, slebor belakang tubuh perempuan terlalu menonjol, berisik lagi. Klaksonnya di bagian depan cukup boros, ada dua dan terlalu besar, walau bunyinya tidak nyaring. Bagian pemasukan terlalu dekat dengan bagian pengeluaran, “ katanya sok pintar.
            Tuhan kalem saja menjawab, “ Yah, tapi menurut riset, kaum lelaki lebih banyak yang menaiki ciptaan-Ku yang satu ini, daripada mobilmu.”


            2
            Semboyan lelaki

            Tahu nggak bila kaum lelaki juga punya semboyan sendiri. Mereka yang bujangan semboyannya begini : “ Kipas-kipas cari angin, satu lepas cari yang lain.”
            Sedangkan mereka yang beristri semboyannya lain lagi : “ Isi boleh kemana-mana, asal botol tetap kembali. “



            3
            Definisi burung

            Alkisah, beberapa orang mahasiswa sedang berdiskusi tentang bagaimana secara tepat mendefinisikan burung lelaki.

            Mahasiswa ilmu filsafat berkata : “ Burung lelaki termasuk golongan gentleman, dia berdiri tegak di hadapan wanita.”
            Mahasiswa politik menyimpulkan : “ Burung lelaki adalah gerilyawan, yang menembak jitu dalam gelap.”
            Sebaliknys mahasiswa ilmu komunikasi menjelaskan : “ Burung lelaki adalah gosip, karena berpindah-pindah  dari mulut ke mulut.”



            4
Siapa butuh  celana ?

            Berikut ini percakapan adu sombong antara pria-wanita :

            Wanita : “ Kaum pria jelas membutuhkan kehadiran kaum wanita di dunia. “          Pria : “ Kenapa pria membutuhkan wanita ?”
            Wanita : “ Bila tak ada wanita, siapa yang menjahitkan celana pria ?”
            Pria : “ Bila tak ada wanita, siapa yang membutuhkan celana ?”



            5
            Memang jelek

            Manan sedang berjalan-jalan, ketika dia melihat sebuah cermin terletak di tepi jalan. Iseng saja, dia memungut cermin itu, lalu memandangnya…..nampak sebuah wajah lelaki jelek yang memandangnya  dengan rasa ingin tahu.

            Melihat wajah dalam cermin itu , Manan pun menggerutu : “ Jelek benar wajahnya ? Tak heran bila yang punya membuangnya dipinggir jalan……”



            6
Bayi yang pertama

            Telpon di sebuah rumah sakit berdering. Petugas piket mengangkatnya :
            Petugas piket : Selamat malam, di sini Rumah Sakit Serba Waras. Ada yang bisa saya Bantu ? “
            Suara di telpon : “ Bisa anda kirimkan ambulan ke rumah saya ? Ada wanita yang hampir melahirkan bayinya ….”
            Petugas piket : “ Apakah ini bayinya yang pertama ?”
            Suara di telpon : “ Bukan. Ini suaminya.”


            7
            Bukan hiu

            Di sebuah sore yang cerah, seorang turis yang kaya sedang menikmati keindahan panorama sungai Amazone. Setelah capek mengabadikan pemandangan dengan kamera videonya, turis itu menuju tepian sungai dan melepaskan celananya.
Dia kemudian bertanya pada seorang anak; “ Bukankah tak ada ikan hiu di sungai ini ?.”  “ Ya. Tentu saja tak ada ikan hiu di sungai ini,” jawab di anak . “ Kalau begitu, tunggu apa lagi, “ kata si turis sambil tersenyum, dan kemudian berlari menceburkan dirinya ke sungai.
Si anak yang lagi memancing itu pun melambaikan tangannya, sambil berteriak, “ Hei mister, ikan hiu memang tak ada di sungai ini, karena mereka takut pada buaya .”


            8
            Berubah menjadi putih

            Seorang cowok Negro yang miskin, tersesat ke dalam hutan. Kebetulan kakinya menyepak sebuah botol tua. Botol itu pun terguling. Jin tua yang tersekap di dalamnya terlepas, dan segera berdiri di hadapan cowok Negro tadi.
            “ Hua…ha…haaa…Syukurlah kau melepaskan aku dari penjara. Untuk membalas jasamu, aku akan mengabulkan tiga permintaanmu,” kata jin tua yang sakti itu.
            “ Baik jin. Aku minta sebuah rumah mewah, lengkap dengan bar dan garasi yang berisi lima mobil paling mewah, “ kata si cowok Negro itu. Permintaan ini segera terwujud.
“ Yang kedua, aku minta agar memiliki cek lima juta dolar, “ kata si Negro, dan permintaan ini terpenuhi dalam sekejap mata.
“ Yang ketiga, aku berubah putih dan selalu berada di selangkangan wanita cantik,” katanya. Dalam sekejap mata, cowok Negro itu pun berubah menjadi sebuah softek.


            9
            Bengkel terdekat

            Tommy yang hobi balap mobil, tergoda untuk mengikuti Rally Paris-Dakar. Apa daya, di tengah jalan mobilnya mogok. Berulang kali dia mencoba menghubungi tim mekanik, namun sia-sia saja, karena sinyal Hp-nya mengalami gangguan. Terpaksa co-pilot-nya  menunggui mobil yang mogok, dan Tommy berjalan kaki mencari bengkel terdekat.
            Tak lama kemudian, Tommy bertemu seorang suku Tuareq yang menaiki seekor onta. Dan bertanyalah Tommy pada penghuni gurun ini : “ Tahukah bapak, di manakah letak bengkel mobil yang terdekat di daerah sini ?.”
            Orang Tuareq itu menjawab, “ Berjalanlah lurus, tuan akan melihat dua pohon kurma, kemudian berbeloklah ke kanan, terus saja berjalan lurus hingga minggu depan, setelah bertemu sebuah oasis, beloklah kiri. Di situ ada sebuah bengkel mobil.”


            10
            Cobalah internet

            Andi sedang berdebat dengan Bobi tentang manfaat internet malam:
            “ Tahu nggak, siapa bintang film yang terkaya di dunia ?, “ tanya Andi.
            Bobi menggeleng.
            “ Tom Cruise adalah bintan film terkaya di dunia. Cobalah menggunakan internet. Aku suka menggunakan internet berjam-jam lamanya. Apalagi kalau malam, ada taris diskon,” ujar Andi menyombongkan diri.
            “ Tahu siapa wanita paling seksi di dunia ?,” tanya Andi. Bobi menggeleng lagi.
            “ Jennifer lopez adalah wanita terseksi di dunia. Apalagi bila kau lihat foronya di internet. Waah, malah ada juga fotonya yang tanpa busana,” kata Andi.
            “ Tahukah kau Rudi Kasanova ? ,” tanya Bobi. Andi menggelengkan kepalanya.
            “ Dialah yang selalu menemani isterimu, ketika kamu menggunakan internet malam,’ sahut Bobi.


            11
            Ingin seperti  kuda

            Kali ini kisah tentang seorang koboi kurus yang tersesat di sebuah gurun. Setelah lama berputar-putar, dia bertemu dengan seorang dukun Indian yang tergeletak pingsan. Walau air minumnya tinggal sedikit, diberikan juga air minum itu pada si Indian, sehingga dukun Indian itu tersadar dari pingsannya.
            “ Walau mukamu pucat, ternyata kamu berhati emas. Sebagai balasan kebaikan hatimu, aku akan mengabulkan sebuah permintaanmu, “ kata si dukun Indian itu.
            Setelah agak lama berpikir, koboi itu segera berkata, “ Aku ingin berwajah paling tampan, bertubuh tegap dan punya alat vital seperti kudaku ini. “
            “ Baik, pulanglah. Besok pagi keinginanmu akan terkabul, “ ujar dukun Indian.
            Dengan penuh rasa senang, koboi itu pun pulang. Keesokan harinya, dia segera telanjang dan mengambil cermin untuk meneliti apakah dia sudah menjadi koboi yang paling tampan. Koboi itu segera menjerit kesenangan ketika menyadari bila dirinya menjelma menjadi koboi tempan yang bertubuh tegap. Namun ketika melihat alat vitalnya, koboi ini menjerit lebih keras. “ Celaka ! Ternyata kudaku kuda betina,” teriaknya putus asa.

             
            12
            Kecanggihan komputer

            Komputer yang canggih sudah banyak diciptakan oleh para ahli. Di antaranya komputer Extra Smart, yang akhirnya dipasang di Pusat Informasi di Balai Kota.  Sugeng ingin mencoba kecanggihan komputer pintar ini untuk melacak silsilah keluarganya.
            Setelah meneteskan setitik darahnya di sebuah panel, maka komputer canggih ini akan meneliti silsilah Sugeng melalui DNA-nya.

            Sugeng : “ Komputer, tahukah kau siapakah ayahku, dan kini dia ada di mana ?”
            Komputer : “ Ayahmu bernama Gimun, sekarang bekerja menyiram tanaman.”
            Sugeng : “ Ngaco. Dasar komputer brengsek. Gimun itu tukan kebunku. Ayahku Sukotjo, sekarang dia sedang berbisnis di Jepang.”
            Komputer : “ Tuan Sukotjo itu suami ibumu. Ayahmu bernama Gimun, sekarang sedang bekerja menyiram tanaman.”
            Sugeng : “ Dasar komputer sialan ??? ( Wajahnya jadi sedih campur frustrasi )


-          Dipetik dari buku kumpulan humorku : Humor profokatif (CS Book, 2008) -

Minggu, 17 April 2011

KISAH KECAMBAH

: kado ultah ardi nugroho

ALKISAH. Tiap hari sebiji kecambah tumbuh di atas bibir mas Ardi Nugroho. Kecambah itu tentu saja menambah wibawa sejalan bertambahnya usia. Memandangi kecambah yang tumbuh memutih di atas bibir mas Ardi Nugroho, Endah Miharsi turut berdoa, "semoga gado-gado yang kupersiapkan secara spesial di perayaan ultah nanti terasa enak dan nikmat."

Aji dan Cahyo, dua jagoan yang berkulit legam itu tersenyum saat memandang kecambah putih yang terus tumbuh dengan subur di atas bibir ayahnya. Jemari tangan Aji yang kreatif lalu melukis sosok pahlawan super hero yang di atas bibirnya tumbuh kecambah berwarna merah-putih. Dengan riang, Aji menunjukkan hasil lukisannya kepada ayah-ibunya, "Lihat pahlawanku!" serunya sembari meloncat-loncat seperti bola yang menggelinding dan menyentuh dinding pagar halaman rumah. Cahyo, kakak Aji, yang pembawaannya memang pendiam hanya diam. Diam-diam ia pandangi kecambah yang semakin subur di atas bibir ayahnya.

Mas Ardi Nugroho, seperti nama yang melekat pada dirinya, menganggap kecambah itu merupakan berkah dan 'nugraha' dari Allah. Setiap pagi dan petang, mas Ardi memang rajin menyiram kecambah itu dengan seduhan kopi kesukaannya. Terkadang, kecambah itu juga disiram dengan teh manis, es teh, susu jahe, dan kadang-kadang bandrek. Tetapi,konon, kecambah itu sering disiram dengan susu murni, langsung dari sumbernya.

Kecambah yang tumbuh subur di atas bibir mas Ardi Nugroho itu mulai dikenal di daerah sekitar Sidoarjo, Kediri, Tuban, dan sekitar Surabaya . Bahkan kecambah itu sempat berenang di sungai Batanghari Jambi menjumpai sahabatnya. Kecambah yang subur itu bahkan berlayar ke Taiwan menjumpai Kwek Lina. Singgah di Medan bersilaturahmi dengan Kusnadi Arraihan, menjelajahi Aceh bersilaturahmi dengan keluarga D Kemalawati, mendarat di Jakarta menjadi santapan Julia Napitupulu, Erny Susanty, bersilaturahmi ke Tangerang di kediaman Eyang Erry Amanda, Abah Yoyok, dan Rini Intama; singgah di Malang sujud di lutut Haena Soepadmo, lalu bersama Endang menuju ke Tuban melabuhkan kerinduan dan keharuan di tengah Ibu dan Bapaknya.

Kecambah di atas bibir mas Ardi lalu banyak diolah menjadi pecel Madiun, Gado-gado Betawi, mengisi 'tahu bunting' yang bersanding dengan mendoan, keripik tempe, dan rujak cingur. Kecambah itu pun semakin subur dan memakmurkan jamaah mesjid di kawasan Sidoarjo yang kubahnya tenggelam oleh lumpur Lapindo Brantas. Kecambah itu merambah ke bumi Sawunggaling menyapa Nabila Dewi Gayatri, lalu ke Mojokerto di beranda rumah Imam Setyono, menjulurkan langkah ke Semarang menyapa Suko Rahadi. Demikianlah, kecambah di atas bibir mas Ardi hari ini tumbuh lagi. Kecambah-kecambah itu warnanya putih keabu-abuan, menambah kewibaan dan pencitraan.

Jambi, 12 April 2011

Kamis, 24 Maret 2011

MATI KETAWA ALA INDONESIA

Hari-hari ini kuterima pesan singkat yang di dalamnya secara aktual mengkritisi fenomena mutakhir terkait pemilihan ketua komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), ada yang memplesetkan kepanjangan kpk sebagai KaPoK (tobat tanpa obat). Hari hari ini kokon SBY puyeng bin bingung memilih nma-nama calon yang jika disingkat menggambarkan humor "Mati Ketawa Ala indonesia". Yuk kita baca. Jika lucu boleh dishare ke kawan-kawan, jika tak lucu mending rame-rame kawin deh secara massal di lapangan Munumen Nasional (Monas) hehehehe.

Cermati nama-nama calon KPk beserta singkatannya:
1. Satrio Priyono Budi Utomo (SPBU)
2. Narto Komar Baharuddin (NarKoBa)
3. Busyro Burhan Ahmad Yamin (Bubur Ayam)
4. Bakhul Somad (BakSo)
5. Citro Lukito Basuki (CiLukBa)
6. Kartiko Darma Rahmat Triaji (KDRT)
7. Didi Kohar Cokroadi (DiKoCok)
8. Kemala Ongko Ratih Citra Undini (KeOng RaCun)
9. Hamdan Hamid Hasibuan (HaHaHa).

Biar SBY tidak puyeng bin bingung, siapakah calon KPK pilihan Anda? Jawabannya tolong dikirim ke 0123456789
dan Bebas Pulsa Palsu 0987654321. Selamat menikmati jumat Kliwon sembari menentukan pilihan dengan bantuan kekuatan spiritual.

Tertanda penyebar SMS
DAM

Jumat, 18 Maret 2011

LELUCON: MENYESAL MENIKAH

Ki Ngawure terhenyak.  Pendidikan OK, harta tidak kurang-kurang. Ledekan teman-teman meluluhkan kepengecutannya. Berani nikah. Ki Ngawuri bukanlah banci sebagimana ditenggrai selama ini. Tetapi, lelaki tulen.

Di pos ronda kampung sehari seusai pesta perkawinan teman-teman Ki Ngawure menggerumuninya.
    “Bagaimana Ki, sukses?”, Phataz mulai menggoda.
    “Masih perawan kan Ki”, Kaia menohok.
    “Dulu, saya gorgi. Saking groginya, salah lobang ... “. Kirwan yang terkenal dengan lawakan joroknya cengingisan. “Tapi, tanpa teori maknyus kok. Menggelegar dan terkapar”.

Melihat Ki Ngawure diam seribu bahasa, Kadil yang pendiam berkesimpulan sendiri. “Sudahlah Ki. Nasib masing-masing orang sudah ditentukan. Terima apa adanya”.

Ki Ngawure yang tidak dapat menebak arah bicara dan nasehat Kadil akhirnya bicara:
    “Bukan apa-apa. Saya menyesal”. 
    “Ha?”, serentak teman-temanya kaget.
    “Apa yang terjadi?”. Phatax mencoba menghibur.
    “Kenapa tidak dari dulu-dulu menikah. Nyaman”.

Salam hangat Jamaah Fesbukiyah (EWA).

Senin, 07 Maret 2011

DIALOG SASTRA DAN TEMU PENYAIR 3 KOTA

Penyair dalam proses kreatif penciptaan sajak selalu menggumulii “tanah pilih” sebagai lahan garapan bagi sajak-sajaknya. Lewat observasi, penjelajahan, pengembangan, pengolahan, pendalaman, dan pergumulan terus-menerus penyair dalam proses kreatifnya senantiasa melakukan pilihan terbaik. Dalam melakukan pilihan itu, dengan intensitas masing-masing, penyair memilih lahan garapan bagi sajak-sajaknya. Bagi penyair, lahan garapan di “Tanah pilih” menyediakan aneka pengalaman fisik, spiritual, dan estetis. Aneka pengalaman fisik, spiritual, dan estetis itu kemudian diproses ke dalam sajak. Sajak, dengan demikian merupakan endapan pegalaman fisik, spiritual, dan estetis yang dieksplorasi  melalui proses introspeksi, membaca diri, memahami minat, hasrat, dan arah tujuan masing-masing.  

“Tanah Pilih” menyediakan keleluasaan bagi penyair untuk melakukan kinerja kreatif-inovatif-produktif.
Penyair dalam melakukan kinerja kreatifnya berpangkal tolak dari kreativitas. Dengan kreativitas, penyair memiliki keleluasaan melakukan penjelajahan, eksprolasi, dan menghasilkan sajak yang memiliki kadar “kebaruan” Dengan “kebaruan” penyair dapat memberikan tawaran-tawaran inovatif dan produktif. Dalam kinerja kreatif-inovatif-produktif, penyair selalu melakukan observasi, penjelajahan, pengembangan, pengolahan, pendalaman, dan pergumulan terus-menerus. Hasil kinerja kreatif-inovatif-produktif berupa sajak dapat diidentifikasi upaya setiap penyair dalam memformulasikan jati diri, identitas, atau warna sajak yang ditulis. Lewat sajak-sajak yang terdedah dalam buku ini dapat diidentifikasi bahwa hampir setiap penyair berusaha keras menawarkan pola ucap sajak yang menjadi ciri estetik masing-masing.

Secara personal, penyair memiliki kemerdekaan dalam memilih lahan garapannya. Penyair dapat leluasa menulis tentang diri sendiri, orang lain, atau konteks sosial-kemasyarakatan serta  melakukan mimesis terhadap ciptaan Allah. Penyair dengan leluasa dapat menuliskan kepolosan dirinya, kurap dan penyakit masyarakat, merefleksikan apresiasi terhadap alam dan Sang Pencipta. Penyair dalam berkarya dituntut untuk jujur pada diri sendiri, orang lain, dan terhadap Sang Pencipta. Penyair menggubah sajak secara apa adanya, jauh dari sentimen pribadi, bertanggung jawab, dan tentu saja bercita rasa estetis tinggi merupakan manifestasi adanya sikap jujur. Kejujuran! Sebuah kata yang kini langka kita temukan di zaman yang carut-marut oleh berbagai kepentingan. Kejujuran tentu perlu dijadikan acuan bagi para pencinta kehidupan, penggubah kata, peengembang kebudayaan. Yang perlu dimiliki oleh seorang penyair adalah kejujuran. Dengan kejujuran akan lahir sajak-sajak yang menyentak lantaran lugas, cerdas, dan bernas. Kepolosan dan kelugasan di masa euforia penuh slogan, eufemisme, kepura-puraan, dusta, dan kesombongan terasa mendapatkan tempatnya tersendiri! Sajak yang menyentak adalah karya yang cerdas yang dikemas secara bernas.

Penyair memiliki banyak pemikiran dan tawaran kreatif dalam sajak-sajak yang digubahnya. Kinerja penyair lebih mengarah pada persoalan spiritual (tidak semata mendapatkan keuntungan finansial). Kinerja penyair lebih banyak memberi daripada menerima segala sesuatu yang bersifat kebendaan. Semangat, etos kerja, keikhlasan, dan meyakini bahwa segala yang dilakukan akan memberikan faedah bagi diri sendiri dan orang lain tentulah cukup membahagiakan. Sebab, urusan hidup tidak selalu dapat diukur dengan kelimpahan materi, melainkan ada hal-hal lain yang lebih mengarah ke hal yang rohaniah, spiritual, dan pengabdian terus-menerus. Namun, buru-buru perlu ditambahkan bahwa kinerja penyair semestinya masuk dalam kategori profesi yang profesional. Itulah sebabnya  hasil karya dan kinerjanya perlu mendapatkan apresiasi yang memadai dan tempat yang terhormat.

Hal yang penting dikemukakan ialah bahwa sajak menyediakan diri dibicarakan dengan berbagai pendekatan. Bobot sajak terutama terletak pada cara penyajian dan pada adanya pendaran nilai-nilai sebagai hasil refleksi dan kontemplasi sastrawannya. Bobot sajak selain ditentukan oleh penampilan sajak di atas kertas, terutama ditentukan oleh khalayak pembaca. Kepada para pembaca budiman, silakan menikmati sajak-sajak dengan khidmat, sebab melalui pembacaan penuh penghayatan akan terbentuk silaturahmi batiniah yang pada gilirannya akan memperkaya khasanah dan cakrawala kita tentang hidup dan kehidupan.

BAGAIMANA PROSES KREATIF penyair Diah Hadaning (Jakarta), DAM (Jambi), dan D Kemalawati (Banda Aceh)? Bagaimana atraksi mereka saat tampil membaca puisi di hadapan audience? Bagaimana respon mereka menghadapi berbagai tanggapan, pertanyaan,kritik dan saran? Semua itu akan terjawab di dalam agenda DIALOG SASTRA DAN TEMU PENYAIR 3 KOTA (JAKARTA, JAMBI, ACEH) yang dihelat di aula Rektorat Lantai III Universitas Jambi Kampus Pinang Masak Mendalo 22 Maret 2011 mulai pukul 08.30 WIB. Jika forum ini belum memuaskan, malam harinya akan digelar LESEHAN SASTRA di Taman Budaya Jambi mulai pukul 19.30 WIB. Sahabat dan peminat silakan hadir.

Salam sastra!

Kamis, 03 Maret 2011

TAWA EMKA: BENGKEL ISTIMEWA

Apa yang ada dalam pikiran anda tentang bengkel ? Definisi bengkel, menurut Kamus Umum bahasa Indonesia ( Balai Pustaka, 1999)  adalah tempat untuk memperbaiki mobil, sepeda, otor dan sebagainya. Namun yang dikerjakan oleh sebuah bengkel kini jauh lebih luas lagi. Sahabat saya Dimas Arika Mihardja , misalnya, memiliki Bengkel Puisi Swadaya Mandiri. Apakah di sana anda bisa memperbaiki puisi yang rusak hingga lrbih nyaman dinikmati, anda bisa menananyakan sendiri pada professor sastra ini. Namun, disamping segala macam jenis bengkel ini, ternyata ada juga bengkel istimewa, karena di sana anda bisa mereparasi vagina. Menarik kan. Nah, ikutilah perbincangan saya dengan salah satu pakar busana, Dr Oddjob Strangelove :

Saya : Apa kabar dokter, wah sibuk nih…
Dr. Oddjob : Yah, beginilah….Klien semakin banyak, dari mana-mana…
Saya : Bengkel anda punya reputasi sebagai tempat untyuk mereparasi vagina, apa sih maksudnya ?
Dr. Oddjob : Yah…vagina itu kan organ iutama, yang tak saja penting bagi wanita, namun juga amat penting bagi para pria…Nah, seperti peralatan lainnya, vagina bila terlalu sering dipakai, ya rusak juga…
Saya “ Apa saja sih keluhan yang sering diajukan ?
Dr. Oddjob : Sebagian besar ingin mengencangkan lagi vaginanya, agar lebih menggigit katanya….Xiiii…3X…
Saya : Lho kok tertawa dok..
Dr. Oddjob : Ya, saya ingat ada yang ingin super sempit, sehingga saat kemasukan, terus dicengkeram, tak bisa keluar….Xiii…hingga perlu bantuan dokter…Xiiii….3X
Saya : Astaga….sampai sebegitu ya dok. Terus permintaan lainnya apa lagi ?
Dr. Oddjob : Yaaah, ada yang minta bedah kosmetik..
Saya : Maksudnya ?
Dr. Oddjob : Ada yang merasa bentuk vaginanya kurang cantik…Seperti bibir kan ada yang memble, ada yang monyong dan sebagainya…Ada yang minta dipermanis, misalnya diberi tahi lalat, atau dibuat sering ke kanan sedikit, hingga lebih mengundang…
Saya : Ada nggak yang minta dijadikan seperti perawan ?
Dr. Oddjob : Wah itu permintaan terbanyak…Sampai sampai ada yang ingin dipersempit seperti punya bayi…Xiiiii..3 X…
Saya : Yang paling istimewa, servis apa yang bsa diberikan oleh bengkel ini, dok ?
Dr. Oddjob : Saya menemukan teknik terbaru yang bisa membuat vagina lebih menggairahkan, saya rombak sedemikian rupa sehingga bisa melambai-lambai mengundang peminatnya…
Saya : Haaaa…..3X

Jumat, 25 Februari 2011

INTERMEZO: INI RIEL ATAU MAYA? CUT, BILANG TARI

BEGITULAH, kini antara ada dan tiada, antara nyata dan maya terlanjur bercampur baur. Aku tak pernah melihat, apalagi menikmati video yang menggemparkan itu. Sungguh, aku tak butuh. Kau bertanya, "Ini Riel dan Mayakah?" tak ada yang berani menjawab. Jawaban atau respon apa pun akan menjadi mengerikan jika telah terkait dengan MABES POLRI. Apa urusannya kok sampai Mabes Polri? CUT ujar Tari.

MABES POLRI? Apakah urusannya soal begituan sampai ke Mabes Polri? Bukankah urusan begituan cukup diselesaikan secara adat di RT setempat? Pelaku Video nyata atau Maya akan mendatangkan keramaian jika diarak (tapi jangan sambil minum arak atau tuak) keliling kampung seperti Raja dan Ratu Sejagad. Mereka berdua diminta membeli kambing untuk Upacara bersih desa (kota) tempat mereka melakukan hubungan bilateral tanpa Duta Besar itu. Rakyat kampung yang hidupnya miskin bisa makan bersama kambing guling rame-rame. CUT, ucap Tari!

Bukankah urusan beginian lebih berurusan dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI)? Pendapatmu ini boleh juga. Kenapa MUI cuma ngurusi fatwa rokok haram, sementara pabrik rokok menjadi donasi rapat-rapat nasional, pertandingan sepak bola, dan pertunjukan film-film di layar kaca? Bukankah rokok juga yang mendanai proposal-proposal berbagai kegiatan? Mestinya MUI turun ke lapangan ketika ada persoalan Riel dan Maya. CUT, bilang Tari!

Ini Riel dan Maya ya? Cut, bilang Tari.


bengkel puisi swadaya mandiri
jambi 25 juni 2010